Minggu, September 13, 2009

Kampus Bebas Rokok

Semangat semester baru ini diawali dengan pengumuman dan penetapan bahwa kampus adalah area bebas rokok. Hebat!! Hebat pengumumannya, tapi pada prakteknya, apakah pengumuman dan penetapan itu sudah cukup? Buktinya setiap hari di atrium Didaktos masih berkepul-kepul asap. Tidak salah mereka merokok di tempat yang memang setelah bersemester-semester menjadi tempat merokok bagi perokok. Area berikutnya yang berkepul asap adalah Koperasi. Untungnya kepulan asap itu ikut pindah ke area Koperasi yang baru sehingga Perpustakaan tidak berada di dekat area kumuh dan bau asap rokok.

Penetapan kampus bebas rokok seperti apa implementasinya tidak jelas juga. Mestinya mulai ditertibkan dan disiarkan berkali-kali plus juga penetapan dengan tulisan BEBAS ROKOK di semua sudut kampus.

Gak tahu ah.

Senin, Januari 12, 2009

Demam Facebook

Pertengahan semester yang baru saja berlalu, tepatnya kapan lupa, saya mulai join Facebook. Awalnya ragu-ragu karena Friendster saja sudah tidak lagi terjamah, kalau punya satu lagi apa jadinya. Begitu pikir saya awalnya. Tapi karena suami saya sangat semangat dalam berpromosi, maka akhirnya saya coba: nothing too loose.


Dari lihat tampilannya, rasanya lapang, bersih, minimalis, aplikasi-aplikasi menarik yang dapat digunakan dengan mudah, informatif, dan ide-ide kerjasama antara teman menarik. Hal pertama yang membuat saya kagum adalah ketika saya mendapat informasi pada saat mengarahkan mouse ke foto. Ini karena ada tag-tag yang diberikan pada foto itu. Setiap orang yang mendapat tag pada foto itu akan menerima tampilan foto tersebut di dinding pribadinya. Fascinating!!
Lebih lagi, setiap orang yang dapat akses ke foto tersebut dapat memberi komentar. Perang komentar adalah hal yang menghibur dan menimbulkan kecanduan. Siapapun yang punya akses terhadap foto dapat menempatkan tag. Dengan begini, kalau ada orang lain tahu oknum-oknum yang kita tak kenal atau lupa pada foto tersebut, orang yang tahu dapat membantu.
Hal sederhana yang luar biasa. Ngobrol dengan cara lain.

Perang komentar tidak hanya pada foto, tapi pada status yang dapat diubah-ubah sesuai dengan keinginan kita. Status ini betul-betul mengusik kita untuk menampilkan situasi, perasaan, kegiatan dan permasalahan yang kita hadapi. Tanpa disadari, kita jadi terbuka kepada orang lain, dan membuat orang lain terlibat dalam kehidupan kita. Tidak hanya orang-orang yang kita temui sehari-hari, tapi juga orang yang jauh dan jarang kita temui. Dengan begitu, banyak cara untuk menyapa orang. Termasuk menulis sapaan pada dinding teman kita, dengan aplikasi WALL. 

Menemukan teman lama adalah hal yang paling mengharukan. Di Facebook saya sudah menemukan teman-teman jaman SD dan SMP setelah terpisah 20 tahun  lebih. Hiks.. hiks.. hiks... mengharukan betul, sampai menitikan air mata dan tertawa bahagia ketika akhirnya kami dapat langsung bicara lewat telpon, atau chatting dengan aplikasi lain sampai tengah malam. Belum lagi bernostalgia lewat foto-foto tempat tinggal kami dulu yang sekarang sudah tak berpenghuni dan terbengkelai, sekolah dan guru-guru SD kami yang sudah tua. Astaga, betapa kehidupan masa kecil kami dulu sungguh indah tak terkira. Bersyukur betul.

[........hening dulu... karena sedang terharu..................]

Nah, kalau ingin berbagi tulisan: puisi, artikel, temuan, link, berita/informasi terbaru, pengumuman, sindiran, luapan hati, dan sebagainya aplikasi NOTES dapat dimanfaatkan. Ini adalah aplikasi yang buat saya jadi alasan buat saya bahwa saya tetap bekerja walaupun ONLINE DI FB. Lewat Notes yang saya tulis, salah satunya tentang penyebab kegagalan kerja praktek, saya temukan banyak alasan yang membuat mahasiswa memilih untuk gagal KP. Tidak tanggung-tanggung, yang memberi komentar dan masukan adalah para alumni yang sekarang sudah berkarya demikian lama di dunia kerja. Mereka rela membuka luka lama, berbagi dengan jujur dan memberi tips bagi saya dan mahasiswa yang membaca tentang kerja praktek.

Ini juga mengharukan.

Notes juga saya gunakan untuk pasang pengumuman berhubung mereka-mereka yang terkait dengan pengumuman tersebut sebagian besar penghuni setia FB. Dengan begitu informasi dapat tersampaikan dengan baik.

Kejadian terakhir yang rada mengenaskan dan menjengkelkan adalah tragedi nilai akhir semester. Di saat saya hampir selesai mengkompilasi nilai satu matakuliah, baru saya sadari bahwa daftar nilai tersebut terselip. Yakin terselip, tidak hilang, tapi terselip. Tapi masalahnya dimana kah? Di saat yang sudah genting itu. Tidak ada lagi sumber lain kecuali si pemilik nilai yang sebagian sedang pulang kampung untuk libur Natal dan Tahun Baru. Dokumen-dokumen nilai-nilai tersebut sudah saya kembalikan kepada mereka. Jadi bagaimana kontak dengan hampir 30 mahasiswa tersebut? Jawabannya adalah FB.

Saya posting masalah saya dan daftar mahasiswa yang saya perlukan nilainya untuk melengkapi nilai yang terselip entah dimana itu. Dari satu dua orang yang bisa saya kontak di FB, saya dapat no ponsel satu demi satu. Lewat SMS dan YM, gak kalah aktifnya. Akhirnya dalam waktu  sekitar 4-5 jam saya sudah mendapatkan semua no ponsel mahasiswa kelas itu, dan menelepon mereka satu persatu dengan harapan mereka mengingat dua nilai yang saya perlukan. Sebagian ingat, sebagian setengah ingat, sebagian tidak ingat. Apapun hasilnya saya punya kontak mereka. Akhirnya di hari terakhir pengumpulan nilai, tgl 5 Januari 2009, saya dapat mengumpulkan daftar nilai matakuliah tersebut dengan hanya 12 orang yang F (penanda belum lengkap) nilainya.  Hari Sabtu 10 Januari 2009, nilai lengkap sudah, sehingga Senin 12 Januari 2009 saya dapat serahkan nilai ke BIRO AKADEMIK untuk memperbaiki nilai F.

Hal yang menjengkelkan, mengharukan, menggemaskan dan menggelikan adalah hari Senin 12 Januari 2009 siang setelah menyerahkan nilai perbaikan, daftar nilai tersebut ditemukan di tumpukan berkas ujian-ujian matakuliah lain yang selama ini bersama saya.

HAH!!!

Untungnya saya tidak memilih untuk kecanduan dengan aplikasi lain seperti game atau memelihara "hewan" di FB, atau yang lain-lain. Cukup dengan berkomunikasi dan memperluas jaringan dengan orang lain. Ini saja sudah mencandu apalagi kalau dengan aplikasi-aplikasi lain.

Banyak hal yang menarik lainnya di FB:
  1. bergabung dalam tim penerjemah FB versi bahasa indonesia adalah pengalaman lain lagi. Gila ide itu luar biasa. Tim work tanpa bayaran dengan sumber informasi yang luar biasa yaitu orang Indonesia sendiri. Ini social network yang fenomenal.
  2. berbagi kuis dan aplikasi lain 
  3. membuat grup sehingga dapat menemukan orang-orang yang memiliki kesamaan khusus, entah profesi, masa lalu, atau hobby
  4. mengakses katalog perpustakaan pun dapat dilakukan di FB
  5. merayakan hari Natal dengan ornamen dan kado natal maya/virtual lewat FB merupakan bentuk perhatian yang bisa menyentuh orang lain
  6. FB membuat kita selalu ingat ulang tahun teman-teman kita, dan memastikan bahwa di hari ulang tahun kita, pasti ada teman yang memberi selamat.
Daftar di atas masih panjang mestinya, tapi baru hal-hal di atas saja yang baru terekplorasi, mungkin berikutnya akan ada cerita lain.


Jumat, November 14, 2008

Demam Facebook- Puisi Akhir semester

Ketika lelah menghampiri diri
hasil karya dari keribetan sehari
panggilan penyegaran tak terpungkiri

teman seperjuangan juga lelah
bicara dan berbagi sudah cukuplah
lalu dimana tempat mencari selah?
dipojok kampus, dalam lab yang pengap, dipembaringan kost, bolehlah
yang penting ada Facebook-lah

bergurau, bercanda, bergosip, bercurhat, berinformasi
semua ada di FACEBOOK hihihihi

Selasa, November 11, 2008

The Way You Look Tonight - Tony Bennett

Someday when I'm awfully low
When the world is cold
I feel a glow just thinking of you
And the way you look tonight.
Oh, but you're lovely with your smile so warm
And your cheek so soft
There is nothing for me to love you
And the way you look tonight
With each word your tenderness grows
Tearing my fear apart
And that laugh that wrinkles your nose
touches my foolish heart
Lovely, never ever change
Keep that breathless charr
Won't you please arrange it?
'Cause I love you
Just the way you look tonight...

Kamis, Oktober 30, 2008

Sudah Pada Loyo!

Semester ini rasanya penuh sekali. Penuh sesak!!! Tidak cuma untuk mahasiswa baru yang termehek-mehek dengan kehidupan kampus yang hingar bingar dengan tugas yang seabrek dan dosen yang aneh-aneh, tapi dosennya juga ikut termehek-mehek dengan tugas-tugas tambahan.

Siapa bilang dosen gak pada tertimbun tugas?
Ada yang sibuk dengan P3DM atau P2KM entah yang mana untuk semester ini aku tak tahu.
Ada yang sibuk urus service learning.
Ada yang berurusan dengan kompetisi untuk mahasiswa
Ada yang ketiban sampur urus PHK Institusi
Ada yang urus acara perayaan DIES NATALIS
Macem-macem sementara kuliah jalan terus

Setelah TTS, memasuki minggu pertama kuliah, semangat kuliah sudah mulai meredup. Kuliah makin terasa sebagai beban. Yang sudah selesai teori, menjalani skripsi atau/dan kerja praktek juga mulai ngos-ngosan. Kebingungan, merasa di persimpangan, terasa mulai berat dan kompleks. Bertahan bukanlah hal yang mudah di akhir-akhir semester.
Badan rasanya sudah diseret-seret untuk masuk-keluar kelas.
Tugas-tugas tidak kunjung reda.
Tes tengah semester belum kelihatan hasilnya, buat deg-degan.
Kegiatan non-akademik juga tetap berjalan.
Berat ya jadi mahasiswa : mahasibuk karena mahatugas.

Mahasiswa baru, juga sudah loyo. Masuk kelas dengan wajah kuyu, karena baru selesai dari kelas sebelumnya. Mendengarkan materi yang disampaikan dosen antar ada dan tiada. Bahkan ada yang tertidur sekalipun duduk paling depan. Wajahnya kusut, lesu, matanya merah. Seperti habis kerja berat dan kurang tidur. [Jadi gak enak mau negur].
Sementara yang lain jadi ribut sendiri, karena otak udah gak mampu menerima hal-hal serius lagi. Pengennya hal-hal yang menyenangkan dan ringan.
Wah, kalau sudah begini, dosennya harus putar otak untuk menjelaskan dengan ringan materi yang serius dan penting. Penjelasan atau ilustrasi juga harus diselingi humor, biar pada gak ngantuk.
Nah, kalau dosennya juga sedang berbeban berat karena banyak tugas yang jadi tanggung jawabnya, apa malah gak sama saja dengan mahasiswanya. Masuk kelas dan mengajar saja sudah suatu yang luar biasa di tengah kepenatan dan masih harus diharapkan riang-gembira, bersemangat, segar dan lucu! GIMANA CARANYA?

Yah, itulah situasi akhir semester.
Yang ditunggu adalah libur Natal yang bakal sedikit lebih lama dari biasanya.
Long Weekend di awal Desember juga lumayan untuk istirahat dan retreat.
Jadi, supaya semangat lagi, berharap saja pada libur-libur itu segera datang...

Hmmm.. ... liburan kali ini mau kemana ya??

Jumat, Oktober 24, 2008

MyPersonality.info Badge

Click to view my Personality Profile page

Selasa, September 23, 2008

Keribetan Semester Baru

Ini bukan hanya semester baru, tapi juga tahun ajaran baru, sehingga perhatian banyak tertuju pada mahasiswa baru, baik strata 1 maupun strata 2. Ada 800an orang baru mendarat di UKDW tahun ajaran baru ini.
Berinteraksi dengan mereka di dalam kelas adalah pengalaman yang seru dan geli. Mereka yang baru saja melepaskan seragam SMAnya ini memasuki dunia perkuliahan dengan antusias dan penuh tanda tanya. Hal-hal yang mengganggu dan menjadi pertanyaan lumrah bagi mahasiswa baru:

  1. jadwal kuliah yang berbeda dari jadwal SMA --> dianggap tidak teratur
  2. tugas yang banyak
  3. bingung atur waktu antara
  4. matakuliah yang serem
  5. dosen yang menimbulkan kecemasan karena gak jelas ngajarnya, strict dan membingungkan
  6. gak ada test susulan
  7. belum punya teman cewek
  8. belum punya komputer sendiri
  9. kuliah melelahkan, dan sering pulang malam
Itulah sebagian dari keluhan mereka. Ada banyak yang merasakan bahwa SMA adalah masa-masa indah, tapi tidak ada yang bersedia mengulanginya dengan kembali ke SMA lagi.
Yah intinya ini masih dalam rangka eforia dan kekagetan.

Di sisi lain, mahasiswa yang sudah tahun ke dua dan seterusnya melanjutkan hidupnya. Tugas-tugas yang menumpuk sudah tidak lagi diributi, tapi masih saja banyak tugas yang tidak dikerjakan dengan maksimal. Mungkin kebiasaan copy-paste masih terlalu sulit dilepaskan karena harganya mahal. Sudah mengurat nadi.

Sisi kehidupan lain, pacar baru membuat hati dan wajah ceria sepanjang hari. Tidak punya pacar sudah jadi makanan sehari-hari. Pendekatan dengan adik tingkat membawa semangat baru. Terlibat proyek dengan dosen ternyata membawa kepusingan yang buat bangga dan kesadaran bahwa ilmu yang diberikan ternyata tidak sia-sia, dan ada cara baru untuk belajar.

Gado-gado.