Rabu, November 21, 2007

Gara-gara Kinclong


Tidak selalu pekerjaan yang sempurna dihargai dengan cara yang wajar. Salah satunya adalah hasil pekerjaan cleaning service gedung Agape. Dinding-dinding kaca dibuat begitu bersih setiap hari [it should be]. Tapi kejadian sekitar 2 minggu yang lalu mungkin membuat mereka berpikir untuk mengurangi prestasi kebersihan dinding kaca. Seorang mahasiswa dengan semangat menerjang salah satu dinding kaca di antara 2 pintu besar Gedung Agape bagian belakang. Alhasil kaca yang cukup tebal itu pecah berkeping-keping. Kacanya terlalu bersih, terlalu kinclong! Mana kelihatan kalau ada kaca! Sang penabrak menderita luka tapi tidak sangat parah [semoga cepat sembuh]. Kejadian ini jadi koreksi bahwa dinding-dinding kaca di seantero kampus perlu diberi tanda. Diberi ornamen khusus entah untuk keindahan atau sebagai tanda atau untuk keduanya. Kaca kinclong harus tetap dipertahankan, tapi nabrak kaca tidak boleh terulang lagi di gedung manapun di kampusl. Selain menghasilkan rasa malu, sakitnya juga mana tahan.

Setiap kejadian selalu ada hikmahnya. Kini si kaca sudah terbenahi. Baru dan berornamen untuk membuatnya lebih indah, kelihatan itu kaca, dan memberi rasa aman bahwa yang kemarin tidak lagi terjadi. Ornamen itu sebentuk 2 garis memanjang dengan warna putih keruh [ini istilahku sendiri jadi bisa dilihat langsung di gambar bawah ini apa maksudku].

Semoga tidak berhenti pada kaca ini saja, karena di seberang sana masih ada kaca-kaca lain yang tentu saja tidak menunggu berkeping-keping untuk mendapatkan giliran diberi ornamen. Selamat memberi ornamen bagi yang bertugas atau merasa bertanggung jawab.

3 komentar:

guard_angel mengatakan...

saya juga pernah nabrak Bu,
waktu saya pulang kuliah malam saya keburu-buru pulangnya dan saya ga lihat ada kaca ya kejedot dah...
aduh sakit sekali T_T...

joeydvendar mengatakan...

waduh...iya ya???aku baru berniat seperti itu e bu...ternyata niat mulia saya sudah di laksanakan oleh mahasiswa lain...

saya pernah nabrak kaca juga...tapi kebalikannya...malah saya yang pecah...heheh

Rie_K mengatakan...

wkwkwk..!
bu, orang yg menabrak kaca itu ternyata temenku lhow,hahaha
dia anak TI, badannya gede, jadi aku ga heran koq bisa pecah. tapi herannya tu koq ga ada temennya yg bilang kalau disitu ada kaca y??
=.=a